the broneo

orang biasa yang mencoba berbagi pengalaman biasa biasa saja

Archive for the ‘Sahabat’ Category

Senja di Dinding

Posted by albertobroneo on February 28, 2011

Angin bertiup sepoi sepoi, meniup mentari ke ufuk barat. Langit menjingga berbias kuning di dasarnya. Sungguh senja yang sempurna untuk menutup hari ini dan membawa kita ke malam penuh harap.

Sungguh indah senja yang kita nikmati berdua. Ya, kita berdua saja, di sini, seperti biasa. Seperti juga kemarin dan kemarinnya lagi.

Kita berjalan melintasi padang rumput, sampai di sini, diujung ladang impian kita. Kemudian kita berbincang seadanya di pagar kayu ini, tepat di samping pohon rindang yang menaungi kita. Pagar kayu tempat lelah kita sematkan, dan penat kita lepaskan.

(dst dst dst)

 

Begitu mungkin yang ada di benak kami. Anak-anak SMA yang mulai beranjak meninggalkan masa remaja. Anak-anak SMA yang beberapa diantaranya mulai merasakan jatuh cinta. Seperti kami baca di roman-roman.

Dengan bayang indah jatuh cinta itulah daya kreatif kami muncul. Kreativitas yang dibalut sedikit kenakalan kami. Kreativitas yang tidak bisa melihat sebidang dinding kosong di sudut sekolah kami, tepat di ruang kami sering berkumpul. Ruang salah satu kegiatan ekstra kurikuler kami.

Maka dengan semangat menggebu, tergambarlah sebuah gambar di sudut sekolah kami.

Gambar yang membuat presidium kami dipanggil oleh Ibu Kepala Sekolah.

Read the rest of this entry »

Posted in Sahabat | Tagged: , , , | 12 Comments »

Aida & Afdhal

Posted by albertobroneo on June 20, 2010

Seperti biasa, aku sering melakukan perjalanan luar kota untuk melaksanakan tugas sehari-hari. Hari itu aku tengah dalam perjalanan menuju Palopo bersama dua orang rekan sejawat dari Makassar. Aku yang mengemudikan kendaraan, karena memang akulah yang lebih menguasai medan.

Perjalanan memasuki wilayah kabupaten Wajo saat telepon ku berdering. Sebuah nomor asing muncul di layar. Karena tengah mengemudi di jalan berliku-liku, aku cuekkan saja panggilan itu, apalagi dari nomor asing. Tak lama kemudian ada panggilan masuk lagi dari nomor yang sama. Masih aku cuekkan saja. Panggilan ketiga masuk. Aku pun mengangkat telepon itu. Sampai tiga kali panggilan, berarti cukup penting.

“Ini Aida Mas…” suara di seberang memperkenalkan diri. Ada getar kecemasan dalam suaranya. Ia menanyakan apakah aku mengetahui jadwal perjalanan kekasihnya, sahabatku, Afdhal. Saat itu memang Afdhal tak bisa dikontak, sementara tersiar kabar ada pesawat jatuh di Papua. Pesawat yang biasa mengantar Afdhal ke sana. Untung semuanya selamat, sebagaimana diceritakan Afdhal disini.

–oOo–

Read the rest of this entry »

Posted in Sahabat | Tagged: , , | 15 Comments »

Teman Sekamar

Posted by albertobroneo on February 2, 2010

Saat ini saya sedang mengikuti national meeting di sebuah hotel di Bali. Meeting tahunan yang biasa kami lakukan di awal tahun. Meeting pasca Bu Lan tentu saja. Meeting ini diikuti oleh banyak peserta dari seluruh tanah air. Belum lagi dari kantor pusat yang jumlahnya tak kalah banyak. Maka tak heran jika kami tidak bisa mendapatkan kamar satu persatu, alias sharing room.

Sebenarnya bukan kali ini saja diadakan national meeting yang dihadiri banyak peserta. Jadi tidak heran kalau sharing room pun sering kali kami jalani. Bagi kami itu adalah hal yang sudah biasa, toh hampir semua saling kenal juga. Mohon jangan diartikan yang negative ya..jika kami sering berganti ganti pasangan pada saat meeting seperti ini, sebagaimana Om Trainer yang mempunyai room mate yang masih “brondong” sebagaimana dikisahkan di sini.

Namun dari sekian banyak meeting yang kami jalani, saya sangat sering “berpasangan” dengan seorang teman yang itu-itu saja. Sebut saja YouMa. Seingatku sudah minimal 4 kali di meeting skala national kami bersama.

Kami memang bersahabat dekat, pernah mengerjakan tugas-tugas yang sama meskipun di area yang berbeda. Lagi pula aku sudah mengenal YouMa ini cukup lama. Boleh dibilang sejak dia lulus dari serangkaian program training bagi karyawan baru, kami sudah saling mengenal. Kami juga sering saling sharing, namun bukan itu sebab utamanya.

Sebenarnya penyebabnya sepele saja, yaitu, kami sama-sama pendengkur keras, alias kalo ngorok banter bangetSo dari pada ada 2 orang yang tidak bisa tidur karena dengkuran kami, udah deh.. kami disatukan saja dalam kamar.

Dan rupanya panitia-panitia meeting itu telah hafal, sehingga setiap kali kami harus sharing room, tanpa ragu-ragu lagi, nama kami muncul dalam rooming list sebagai room mate.

Smoga malam ini bisa tidur duluan, supaya tidak terganggu dengkuran dari ranjang sebelah. He..he..he..

Ayana, Feb 10

Posted in all about me, On works, Sahabat | Tagged: , | 38 Comments »

Pak Jono

Posted by albertobroneo on January 19, 2010

Pak Jono, namanya. Oleh teman-teman dan kerabatnya sering dipanggil Jon saja. Pekerjaan sehari-harinya adalah penjual barang bekas di Pasar Inpres Balikpapan. Penampilannya sangat sederhana. Ciri khas penampilan Pak Jono adalah kebiasaannya untuk memakai topi pet, namun dipakai terbalik. Bagian depan topi yang berfungsi sebagai penahan sinar matahari selalu terpasang di belakang kepalanya. Selain penampilan yang sangat sederhana, fasiltas-fasilitas “jaman modern” juga tidak melekat padanya. Pak Jono tidak membawa HP, dan untuk bepergian mana-mana pun hanya mengandalkan angkot saja.

Namun dibalik kesederhanaannya itu tersimpan “anugerah” luar biasa. Dia dipercaya untuk bisa melakukan cabut angin. Anugerah yang diperolehnya secara tidak sengaja.

“Semua ada di Al- Qur’an, kalo dibaca dengan teliti” demikian jawab Pak Jono setiap kali ditanya dari mana “ilmu cabut angin” itu diperoleh.

Kemampuan tersebut berawal dari kisah perjalanan Balikpapan – Samarinda, pada suatu malam, bertahun-tahun yang lalu. Pak Jono beserta rekannya mengendarai kendaran dalam perjalanan itu. Pak Jono memegang kemudi, sementara temannya tertidur pulas ketika memasuki hutan. Pada turunan pertama di dalam hutan, tiba-tiba kendaraan yang mereka tumpangi macet. Pak Jono berusaha membangunkan temannya tapi sia-sia. Dia turun dari kendaraan dan mengecek kondisi kendaraan. Tampaknya tidak ada yang rusak atau bermasalah.

Read the rest of this entry »

Posted in Sahabat | Tagged: , , , , , | 41 Comments »

(New) Kuliner Jogja

Posted by albertobroneo on January 4, 2010

Apa yang Anda jadwalkan ketika pulang kampung? Ketemu saudara, kerabat, teman, kopdar, atau wisata kuliner? Yah.. wisata kuliner tentu masuk dalam jadwal acara pulang kampung saya ke Jogja beberapa waktu yang lalu.

Jauh sebelum pulang kampung, list tempat makan yang harus dikunjungi telah kami buat. Gudeg, soto, tongseng, bakmi, dan aneka makanan legendaris Jogja lainnya. Tulisan ini bukan akan membahas itu, karena yang legendaris-legendaris sudah dibahas secara mendalam dalam buku Monggo Mampir – mengudap rasa secara Jogja karangan Syafaruddin Murbawono.

 

Waktu pulang kampung kemarin, saya menyempatkan diri untuk mengunjungi 2 tempat makan baru di Jogja. Maaf, saya tidak akan membahas masalah rasa dalam tulisan ini, karena saya bukanlah seorang food taster yang handal. Yang saya tahu hanya enak dan enak banget. Body saya sudah menjadi bukti yang cukup atas dua jenis rasa masakan yang saya kenal itu, enak dan enak banget. Lagi pula rasa sangat tergantung dari selera masing-masing penikmat.

Read the rest of this entry »

Posted in Kuliner, Sahabat | Tagged: , , , , , , | 33 Comments »

Arjuna Sasrabahu

Posted by albertobroneo on November 18, 2009

Ini bukan cerita singkat tentang kisah pewayangan Arjuna Sasrabahu, karena saya sendiri pun belum tahu cerita Arjuna Sasrabahu secara detail dan lengkap. Yang saya tahu hanyalah:

Arjuna Sasrabahu adalah tokoh yang menjadi musuh Rahwana. Arjuna Sasrabahu berhasil mengalahkan Rahwana, tapi Rahwana sendiri kemudian mati di tangan Rama dalam kisah Ramayana. Dalam kisah Arjuna Sasrabahu ada tokoh bernama Bambang Sumantri dan Kakrasana.

That’s all. Sudah itu saja yang saya tahu. Mau cari bukunya sekarang, si Arjuna Sasrabahu agak sulit ditemukan. Lain halnya dengan Mahabharata dan Ramayana yang banyak sekali di toko-toko buku.

Banyak pertanyaan mengenai Arjuna Sasrabahu menggelayut dalam benak saya, terutama ketika berusaha menempatkan kisah ini dalam kurun waktu tertentu. Pertanyaan ini muncul karena kelahiran dan kematian Rahwana selalu dikisahkan dalam kisah Ramayana. Tapi dalam kisah Ramayana itu tidak pernah muncul atau menyinggung si Arjuna Sasrabahu ini.

Pertanyaan tersebut akhirnya mendapat sedikit jawaban ketika saya chatting dengan IJuliars. Walaupun hanya garis besarnya saja, namun percakapan singkat di dunia maya itu telah memberikan sedikit gambaran bagaimana meletakkan Arjuna Sasrabahu dan Ramayana dalam rentang waktu.

Read the rest of this entry »

Posted in books, Sahabat | Tagged: , , , , , | 28 Comments »

Just wanna say…

Posted by albertobroneo on August 21, 2009

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA

Semoga perjuangan, pengendalian emosi, laku prihatin, amalan dan ibadah kita semua, bisa mengantar kita menjadi pribadi-pribadi yang fitri

 

note: cerita seputar ibadah puasa pernah aku posting di sini

Posted in Sahabat, suara hati | Tagged: , , | 15 Comments »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.