Arjuna Sasrabahu

Ini bukan cerita singkat tentang kisah pewayangan Arjuna Sasrabahu, karena saya sendiri pun belum tahu cerita Arjuna Sasrabahu secara detail dan lengkap. Yang saya tahu hanyalah:

Arjuna Sasrabahu adalah tokoh yang menjadi musuh Rahwana. Arjuna Sasrabahu berhasil mengalahkan Rahwana, tapi Rahwana sendiri kemudian mati di tangan Rama dalam kisah Ramayana. Dalam kisah Arjuna Sasrabahu ada tokoh bernama Bambang Sumantri dan Kakrasana.

That’s all. Sudah itu saja yang saya tahu. Mau cari bukunya sekarang, si Arjuna Sasrabahu agak sulit ditemukan. Lain halnya dengan Mahabharata dan Ramayana yang banyak sekali di toko-toko buku.

Banyak pertanyaan mengenai Arjuna Sasrabahu menggelayut dalam benak saya, terutama ketika berusaha menempatkan kisah ini dalam kurun waktu tertentu. Pertanyaan ini muncul karena kelahiran dan kematian Rahwana selalu dikisahkan dalam kisah Ramayana. Tapi dalam kisah Ramayana itu tidak pernah muncul atau menyinggung si Arjuna Sasrabahu ini.

Pertanyaan tersebut akhirnya mendapat sedikit jawaban ketika saya chatting dengan IJuliars. Walaupun hanya garis besarnya saja, namun percakapan singkat di dunia maya itu telah memberikan sedikit gambaran bagaimana meletakkan Arjuna Sasrabahu dan Ramayana dalam rentang waktu.

Note:

IJuliars ini adalah teman sekantor, pertama kali saya kenal di Bandung, saat aku bertugas untuk supervisi suatu event di sana. Saat ini dia bertugas Cirebon. Sudah lama sekali kami tidak bertemu secara langsung. Hanya di dunia maya saja kami sering bertemu. Oh ya, IJuliars ini bukan blogger, tapi cukup rajin BW ke tempat teman-teman sekalian, meskipun kadang tidak meninggalkan jejak.

Beberapa waktu yang lalu saya ada meeting national di Bandung. Itu tuh… membahas si Bu Lan dan sekalian ada sosialisasi program HR baru untuk tahun depan. Sebenarnya IJuliars tidak ikut dalam meeting, namun kami berjanji untuk bisa ketemuan (bisa disebut kopdar gak ya??)

Setelah beberapa kali SMS-an akhirnya kami dapat ketemuan singkat. Bener-bener singkat, lha wong IJuliars datang pada saat aku sosialisasi, sedangkan setelah sosialisasi itu saya harus cepat-cepat harus ke Jakarta, supaya keesokan harinya dapat segera terbang ke Makassar. Dengan wajah ngampet, aku pura-pura ke belakang (*cepet-cepet ngacir, takut ktahuan koleganya Om Trainer*).

Setelah menanyakan kabar masing-masing, IJuliars memberiku sebuah tas. Oleh-oleh dari Cirebon katanya. Wooww bener-bener membuat aku terharu. Jauh-jauh dari Cirebon, menyempatkan diri ketemu “hanya untuk” menyerahkan bingkisan itu. Terimakasi Bro!!!

Dan yang lebih “mencengangkan” ternyata bingkisan itu adalah 2 buku bundle komik Arjuna Sasrabahu!! Komplit!

 
 

Cover Arjuna Sasrabahu

 

Yippiiii…!!! Ini benar-benar mengingatkan aku pada masa aku kelas 2-4 SD dulu, ketika pertama kali aku kenal komik wayang. Berawal dari sisipan komik di majalah anak-anak Ananda (majalah anak tahun 80an), kisah Mahabharata dan dilanjutkan dengan Bharatayudha, gubahan Teguh Santosa. (saat ini telah diterbiktan lagi).

Berawal dari komik itu aku mulai menyukai cerita wayang. Dilanjutkan dengan membaca komik Ramayana dan Wayang Purwa pinjaman teman kakak (lebih tepatnya kakak yang minjam, aku numpang baca he..he..he..). Dari komik-komik itulah saya mulai suka cerita wayang, sampai sekarang. Dari sekian banyak cerita wayang yang pernah kubaca, aku sangat terkesan dengan Anak Bajang Menggiring Angin, gubahan baru Ramayana, karya Sindhunata. Buku ini berpengaruh cukup besar pada kepribadianku saat ini.

Terimakasih IJuliars atas bukunya, terlebih lagi atas persahaban ini. Smoga buku itu bisa memberikan gambaran yang utuh tentang Arjuna Sasrabahu, dan juga menjawab pertanyaanku selama ini.

*ambil Arjuna Sasrabahu lanjutkan membaca*

Parepare, Nov 09

28 thoughts on “Arjuna Sasrabahu

  1. hehehe bisa bayangin betapa senangnya bro mendapat buku yang memang mendukung keingintahuan. Apalagi kalau kita tahu orang itu bener-bener mngusahakannya. Ya nama IJuliars sering saya baca di blognya mas trainer.

    Aku ada cerita beberapa tokoh wayang berupa fotocopy-an, waktu mengajar bahasa Indonesia di kelompok wayang: Indonesia Wayang Kyokai. Kalau belum baca sepak terjangnya seorang anak bukan jawa di dunia wayang silakan baca di sini bro : http://imelda.coutrier.com/2009/01/07/how-jawa-are-you/ Siapa tau bisa menambah jumlah komentar dan dapet 9999 (angka yang sempurna bukan? ) hahahaa.

    EM

      • betul bro..kita-kita kan cuma berusaha untuk mengamalkan apa-apa yang sdh di ajarkan oleh OM NH 18, yang tidak pernah lelah berbagi ilmu dan membuat kita selalu tersenyum..betul kan bro?

  2. komik perwayangan? waw! mantap itu… sepertinya anak-anak jaman sekarang perlu disuguhi komik semacam ini. tapi, sepertinya sulit. si sulung-ku, lebih menyukai komik jepang ketimbang cerita-cerita legenda indonesia. pernah beberapa kali aku tawarkan, tapi dia menampiknya. aku biarkan sajalah… toh yang terpenting dia tetap suka membaca, meski materi yang dibacanya dia pilih sendiri atas kesukaannya…

  3. Waktu kecil saya suka sekali baca komik wayang, karangan RA Kosasih. Gambarnya bagus. Kalau bikin gambar tokoh pria selalu ganteng, begitu juga tokoh wanitanya cantik sekali. Saya kenal kisah Ramayana dan Mahabarata, meskipun secara detil sekali mungkin sudah lupa. Tapi saya heran, arjuna kan adanya di Mahabarata, sedangkan Rama di Ramayana, kok bisa ketemu? Atau, Arjuna Sasrabahu ini beda dengan Arjuna dari Pendawa Lima?

    Kalau saya tahunya, sosrobahu itu adalah nama salah satu jenis konstruksi tiang penopang jalan layang … hehehe 😀

    • Yup… saya dulu jg sempat baca Ramayana-nya RA Kosasih… keren.. tp kalo gambar yg lebih bagus menurutku yg gubahan Teguh Santosa, gambarnya lebih yahudddd

      bu Tuti, Arjunanya beda kok yg di sini dg Arjuna penengah Pandawa🙂

      Oh kalo sosrobahu yg konstruksi saya hanya dengar saja, kalo Ibu mah pasti ahli yach..🙂
      btw sosrobahu yg konstruksi dg cakar ayam beda gak sih?? (bener2 gk tahu kalo ini) boleh dong di tulis🙂

      • Keknya beda deh
        (trainer sok tau …)

        Sasrabahu itu diatas … untuk Jalan Layang

        Kalau cakar ayam itu dibawah … untuk pondasi

        Kalau salah ya maap …

        (ngumpet)(takut dikemplang bu Tuti karena saya sok tau)

      • @ Om Nh :
        Benul Om, benul!! (benar dan betul)
        Om pinter deh. Pasti rajin belajar ya Om? Nah, anak-anak, tirulah Om Trainer ini, murid yang rajin dan pandai 😀

        @ Bro Neo :
        Ayamnya koprol …. atau kejengkang ….😀 😀

  4. kalau soal wayang, rasanya aku nyerah deh. sama sekali nggak mudeng! kalau soal wayang gini, yang paling ngerti justru suamiku. dulu waktu masih kecil aku ingat Ananda pernah mengeluarkan komik wayang. sempat suka. tapi tetep nggak mudeng… hehehe. atau mesti dipinjemi komikmu itu ya bro biar mudeng? hihi.

  5. pinjem dunk mas *kedip2 genit :D*

    btw…aku punya bukunya rara mendut dan putri apa gitu…blom sempet kubaca😦 walaupun aku asli bugis makassar aku tuh suka loh membaca cerita pewayangan…hihihihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s