Magic Square

Magic square of order n, atau  dalam bahasa Indonesia disebut bujursangkar ajaib order n, adalah bujursangkar yang berisi angka-angka 1, 2, 3, …, n²  dimana jumlah masing-masing baris dan masing-masing kolom, serta diagonalnya sama.

 Contoh magic square adalah:

Magic square order 3

Gambar aku pinjam dari sini

Seringkali bujur sangkar ajaib ini menjadi soal waktu sekolah, atau menjadi rekreasi otak bagi mereka yang senang dengan angka.

Untuk mereka yang tertantang untuk membuat magic square, ada baiknya jangan melanjutkan membaca tulisan singkat ini, karena akan ada metode penyelesaiannya, sehingga “rahasia”nya terbongkar, dan bisa jadi kurang menarik lagi.

Continue reading

Advertisements

Lebih Baik daripada Bunuh Diri

Wah aku memberi judul tulisan ringan ini kok jadi bombastis banget ya?? Kayak koran-koran kuning saja. Tulisan ini tidak ada hubungan sama sekali dengan tindak kriminal atau kekerasan. Ini adalah tulisan ringan tentang kegiatan sehari-hari mengupas buah.

Berawal dari joke antara Pakdhe dan Budhe saya.

Sebagai informasi, Pakdhe saya orang Jogja asli, sedangkan Budhe saya orang Jakarta asli Sunda yang telah lama banget tinggal di Jakarta.

Pada suatu kesempatan Budhe melihat Pakdhe sedang mengupas buah dengan sebuah pisau dapur. Melihat “gaya” mengupas Pakdhe, Budhe berkomentar,

“Ngupas kok kayak mau nusuk orang”

Dengan nyantai Pakdhe saya membalas,

“Daripada kamu, kalau mengupas seperti mau bunuh diri aja”

Apa sih yang dimaksud dengan “mau nusuk orang” dan “mau bunuh diri”??

Mungkin gambar-gambar ini bisa membantu menjelaskan: Continue reading

Fiksi Mini

Posesif

 

“Maaf, aku terlalu mencintaimu, tak mampu aku melihatmu bersanding dengan orang lain!”

Sejumput kembang pertama tertabur dari genggamannya.

 

Fiksi mini…

Pertama kali melihat di blognya Om Trainer. Ternyata Om Trainer sedang mengikuti kontes fiksi mini yang diakan oleh WI3NDA.

Tertantang juga aku untuk membuat tulisan bentuk ini.

Kelihatannya simple, tapi ternyata tidak mudah juga. Perlu beberapa kali edit-an supaya bisa memenuhi kaidah-kaidah fiksi mini.

So, Wi3nd dan Nda… berikut partisipasi saya…

*sejujurnya bukan sekedar tantangan baru, tapi juga sekaligus merupakan jalan keluar dari kebuntuan menulis yang aku alami akhir-akhir ini*

Yiiippppiiiii…..

Parepare, May 2010

Lutut Ayam

Disclaimer:

Tulisan ini hanya merupakan jawaban iseng atas pertanyaan “dimanakah lutut ayam?” “Benarkah lutut ayam menghadap ke belakang?” Dan tulisan saya ini tidak akan mengurangi rasa hormat saya kepada mereka yang telah mendapatkan hikmat dari “perbedaan” lutut manusia dan lutut ayam. (sebagaimana diceritakan di sini, maupun di beberapa tulisan lain yang senada)

Beberapa waktu yang lalu, saya dan rekan rekan berkesempatan untuk makan bersama di sebuah warung di pinggir jalan. Menu utama di warung itu adalah ayam bakar atau goreng.

“Mas, ayamnya paha ya Mas” pintaku

“Baik Pak” jawab pemilik warung.

“Yang kanan ya Mas”

“Apa Pak?”

“Pahanya yang paha kanan,” jawabku sambil tersenyum

“….” Mas mas penjaga warung itu, bengong, dan memasang tampang sedang berpikir.

“Udah-udah Mas, bercanda kok. Gak usah dipikir. Pokoknya paha saja.”

Saya dan rekan-rekan pun menunggu makanan yang kami pesan

“Mengapa pilih paha yang kanan?” Tanya temanku

Continue reading

Garuklah Punggungmu Sendiri

“Garuklah punggungmu sendiri”.

Kalimat di atas tidak bermakna kias, bukan slogan, bukan peribahasa ataupun kiasan, bukan pula tag line suatu product, apalagi judul buku, film, sinetron, drama  atau judul lagu. Sungguh kalimat itu tidak bermakna lain selain bahwa saya menyarankan Anda untuk menggaruk punggung Anda sendiri jika merasa gatal.

Saran untuk menggaruk punggung berasal dari pengalaman saya pribadi, berdasarkan apa yang pernah saya rasakan.    Jika Anda mempunyai pendapat tersendiri berdasarkan pengalaman diri Anda sendiri, ya silakan saja. Namanya juga hanya saran. Bisa diikuti, atau bisa juga dicuekin.

Continue reading

Ngakak of the month

Setelah sempat sedikit mengurangi aktivitas di dunia maya, terutama blog walking, karena aktivitas njajah deso milang kori, akhirnya mulai minggu kemarin saya sudah sempat jalan-jalan lagi mengunjungi beberapa sahabat, walau kadang numpang lewat saja, tanpa meninggalkan comments.

Setelah berjalan beberapa saat, sampailah saya di Mystorius, salah satu blog yang saya kagumi, sebagaimana pernah saya ceritakan disini. Setelah senyum senyum membaca “komik” yang ada, saya bisa ngakak guling-guling koprol gak karuan melihat hasil jawaban salah satu pertanyaan yang ada di blog itu. Bener-bener bikin saya mules, terpingkal, sampai berderai air mata. Jauh lebih bikin ngakak daripada gontok-gontokan di Senayan sana.

Pertanyaan nya adalah sebagai berikut:

Hidup adalah pilihan, terkadang pilihan hidup sangat sulit dan tanpa petunjuk apapun..

Berikut ini ada pilihan, pilih angka 1, 2 atau 3. Tujuan utama anda adalah ke Rumah, namun 2 tujuan lain tidak lah mengenakkan yaitu Buaya dan Ikan Hiu. Mana yang anda pilih? 1, 2 atau 3.. Beranikah anda memilih??? Siapa yang bisa sampai Rumah? Silahkan….

 

 

 

Dua orang sahabat saya, Uda Vizon, dan The Afdhal, memberanikan diri menjawab tantangan diatas, dan hasilnya yang sukses membuat saya ngakak, dapat di lihat langsung di sini.

Benar-benar kocak dan orisinil!!!

BUY, salut gue sama loe!!! Thanks sudah bikin gue ngakak gak karuan!!

Ternate, Maret 2010