Garuklah Punggungmu Sendiri

“Garuklah punggungmu sendiri”.

Kalimat di atas tidak bermakna kias, bukan slogan, bukan peribahasa ataupun kiasan, bukan pula tag line suatu product, apalagi judul buku, film, sinetron, drama  atau judul lagu. Sungguh kalimat itu tidak bermakna lain selain bahwa saya menyarankan Anda untuk menggaruk punggung Anda sendiri jika merasa gatal.

Saran untuk menggaruk punggung berasal dari pengalaman saya pribadi, berdasarkan apa yang pernah saya rasakan.    Jika Anda mempunyai pendapat tersendiri berdasarkan pengalaman diri Anda sendiri, ya silakan saja. Namanya juga hanya saran. Bisa diikuti, atau bisa juga dicuekin.

Continue reading